dan nikmati setiap prosesnya.

Monday, May 05, 2014

[ Titik Keberkahan ]

Dia adalah sosok yang sederhana. Diantara empat bilik kamar di koridor pendek lantai dua milik Pak Haji, pintunya selalu terbuka, kedua setelah saya. Namun untuk soal kebersihan dan kerapihan, dialah orangnya. Tak pernah kujumpai kasurnya bergeser sesenti ataupun kesetnya berpindah posisi, saat aku pulang malam dan mengagetkan lamunannya.

Dia adalah sosok yang sederhana. Seorang yang ramah di usianya yang ke-33. Sudah dua bulan ini menjadi sahabat baru di kota kecil ini. Asli dari Bandung. Sekilas memang penampilannya menakutkan, dengan beberapa tato sederhana di lengan kiri pada tubuhnya yang tinggi, namun sedikit kurus. Berambut ikal dipotong pendek sepapak. Akan tetapi dia baik hati. Suaranya pelan, sedikit parau. Murah senyum di raut mukanya yang dewasa.

Seorang yang sederhana. Bapak dari dua anak yang ditinggalkannya di kampung halaman bersama sang istri. Dan hari minggu seperti ini adalah waktunya ia berpulang. Sedari sabtu siang hingga jelang malam nanti. Menjaring kerinduan bersama keluarga. Bermain bersama anak-anaknya. Bercengkerama dengan istrinya. Memberikan titipan rizqi dari jerih payahnya semingguan.

Seorang yang sangat sederhana. Dia hanyalah sopir pribadi seorang bos pemilik pull bus jemputan karyawan pabrik dan bis charteran. Soal pendapatan pun dari segi angka sudah lebih dari cukup. Beberapa hari yang lalu kami mengobrol semalaman sembari menunggu Mas Hadi-juga salah satu penghuni bilik kos Pak Haji-pulang.

"Alhamdulillah sekarang a'...",tuturnya pelan,"sebulan adalah 2 juta, belum uang makannya". Aku pun tercekat. Menyimpulkan senyum manis coba menghargai kejujurannya. Padahal dalam hati aku bertanya pada diriku sendiri. Itukan tidak mencapai angka yang masuk ke rekeningku tiap bulannya.
"Dulu mah yaa, waktu masih di Bandung", masih dengan logat sundanya yang khas, "saya pernah digaji 300 ribu sebulan, untung aja istri mau nerima". Aku semakin tercengang. Bisakah seperti itu?. "Waktu saya pindah kerja jadi sales makanan ringan di toko-toko", dia melanjutkan kisahnya,"Alhamdulillah dapet 700ribu. Eh istri kaget pas saya kasih segitu. Terus pas akhir bulan dia bilang ama saya, 'Yah-panggilan istri ke sahabat saya-ini duitnya kok masih sisa banyak buat apaan yaa?".

"Berarti sekarang lebihnya makin banyak dong Mas?", tanyaku bercanda memecah suasana. Karena beberapa menit sebelumnya aku lebih banyak diam berkaca-kaca. "Yee, itu mah dulu atuh Mas Ferdy-dia selalu salah menyebut namaku-, waktu anak baru satu dan masih kecil, sekarang mah udah dua, yang paling gede udah SD lagi", tangkasnya penuh tawa. "Alhamdulillah, dikasih seberapa aja istri ga pernah nuntut".
_______________________

Ada rasa iri dari lubuk hati ini. Ketika engkau begitu berbahagia dengan segala dan sejumlah rizqi yang dititipkan Tuhan untukmu, juga keluargamu. 
Ada rasa rindu ingin segera kujemput. Ketika engkau begitu merasakan bulir-bulir keberkahan atas segala ihtiar dan jerih payahmu. Dengan bangganya kau katakan, "buat istri sama anak-anak"

Di kondisiku yang sekarang. Yang jujur bergaji lebih tinggi darimu, aku sangat jauh di bawahmu dalam memaknai rasa berkah dan nikmat atas segala titipan rizqi dari Tuhan. Pun aku juga sendu menatap banyak orang yang begitu semangat berpulang kerja begitu larut, apalagi jika hanya diniatkan untuk menambah digit angka di catatan rekening masuk tiap bulan.

Ingin kutanyakan pada kalian, sudahkah kalian bersyukur? Sejenak merasakan berkah atas seberapa pun nikmat dan rizqi yang sesungguhnya hanya dititipkan padamu?
Jadi tak perlu lagi mengutuk dan menyalahkan keadaan. Apalagi menyalahkan Tuhan.


_______________________

Satu hal lagi yang membuatku iri padamu. Setiap pagi kita saling menyapa di teras bawah. Aku akan membeli sarapan sedang engkau sudah menunggang motor bersiap kerja. Kita berdua sama-sama berbaju batik. Bedanya aku hanya berbatik setengah jam sedang engkau berbatik sepanjang hari. Hahaaa. Doakan saya bisa berbatik sepanjang hari seperti halnya engkau.

Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

0 comments

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© 2011 Jeda . . .
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham | Distributed by Tech Leaps

Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSSComments RSS
Back to top