dan nikmati setiap prosesnya.

Sunday, March 13, 2016

[ An Eclipse: Sebuah Pertemuan Istimewa ]

Hidup itu berputar. Kadang di atas kadang di atas kadang di bawah. Terkadang bahagia, seringkali musibah. Begitulah orang-orang sering berkata jika sedang berada di sebuah titik balik kurva persamaan kuadrat. 

Bagi saya, hidup yang berputar memiliki pemaknaan yang lebih spesifik. Ini seperti sebuah siklus yang (bisa dibilang) berulang. Dalan durasi satu masa, sering aku mengalami kejadian-kejadian yang kalo dirasa-rasa, pernah aku mengalami sebelumnya. Sebuah de-javu.

Siklus itu mirip sebuah orbit benda langit dengan jalur-jalur, yang setiap orang memiliki lintasan yang berbeda-beda. Perjalanan yang berbeda. Juga arah kehidupan yang tak sama.

Pada satu waktu, pada satu hari yang Allah telah atur waktu dan segala sesuatunya. Aku dengan orbit serupa grafik sinusoida, naik turun tak jelas. Dipertemukan dengan siklus kehidupan seorang kang Andi yang penuh semangat, siklus kak Mamet yang enerjik, siklus kang Tamz yang chubby, siklus mas Agung yang diam bergemulai, siklus teh Lina yang penuh perjuangan, siklus teh Ika yang susah kalem, siklus teh Angur yang gajebo, siklus teh Gia yang berwarna, siklus mba Nuy yang selalu kalem, siklus mba Isa yang yang bersorot mata (dan hati) yang tajam, siklus teh Nurul yang rempong, siklus mba Mum yang lucu bak anak-anak, siklus mba Tika yang terlempar ke negeri 'ujung dunia' dan siklus teh Nina yang kecil riaknya.

Pada waktu itu, catat saja 8 Maret 2015. 

Kita berada dalam satu garis lurus, presisi. Membentuk sebuah kejadian luar biasa. Sebuah masa yang sangat cepat, diam, biru dan berkesan. Saat di mana gaya tarik dari masing-masing kita saling bertumbukan, beradu satu sama lain. Menjadi sebuah momentum yang gayanya naik berlipat-lipat. Membuat bebintangan di depan kita, yaitu binar seratus pasang mata anak-anak kecil di depan kita berpendar lebih terang, indah. Kemudian binar-binar itu berpendar menyibak gelap dan dekil sebuah sekolah dasar negeri yang terpinggirkan zaman, menjadi lebih berwarna-warni. Kita sepakat menyebutnya, #SejutaPensilWarna.

Pada masa-masa itu, aku mencintai remah-remah makanan yang bertebaran menyerta canda tawa kita di Pendopo Karang Pawitan yang berdebu dan tak berseni itu. Diantara bertunpuk-tumpuk buku yang menemani kita.

Pada masa-masa itu, aku mencintai senyum-senyum kecil kebingungan kita menentukan sebuah 'venue', senyum-senyum kecil kegalauan kita menghitung puing-puing donasi. Diantara titik-titik hujan bulan Maret yang tak jua beranjak pergi.

Pada masa-masa itu, aku mencintai bulir-bulir keringat yang membasahi kemeja dan kerudung kalian saat kita repot-repot, tergopoh-gopoh, bersama-sama. Terutama saat kita datang kepada salah satu dari kita yang sedang dilanda sakit. Diantara asap knalpot jalanan yang selalu meneguhkan langkah kita.

Pada masa-masa itu, aku mencintai bunyi derap langkah kaki kita saat saat berlari 'bahagia' dan jejak kaki kita menaklukkan awan di atas ketinggian 3000 meter dari permukaan air laut. Menaklukkan diri kita, lebih tepatnya. Diantara 'bonus-bonus' dari Allah yang menemani perjalanan panjang itu.

Dan kini, aku masih mencintai masa-masa itu. Garis horizon di dalam isi kepalaku membentangkan tempat-tempat istimewa, perjalanan yang istimewa, pemandangan istimewa, proses yang istimewa dan ibadah yang sangat istimewa.

video


-------oOo-------

Rabu, 9 Maret 2016. Setahun (lebih satu hari) setelah #SejutaPensilWarna di Kampung Makmurjaya, Jayakerta yang udik itu, sebuah gerhana matahari melintasi Indonesia. Aku mengembangkan senyum, memutar waktu, menghirup nafas dalam-dalam, menatap kosong hijau sawah-sawah, melamun.

Saat orbit kehidupan kita dipertemukan Allah dengan pertemuan yang sangat istimewa. An Eclipse: sebuah masa yang sangat cepat, diam, berkesan dan membiru. Beku di dalam waktu.

Bahwa aku sangat bersyukur, atas apa pun yang Allah anugrahkan padaku, lewat kalian. 
^^

Tafakur Alam di Gn. Lembu Purwakarta, 13-03-2016 (#SetahunSPW)
Tafakur Alam di Gn. Lembu, di atas waduk Jatiluhur
13 Maret 2016 - #SetahunSPW









Share this post
  • Share to Facebook
  • Share to Twitter
  • Share to Google+
  • Share to Stumble Upon
  • Share to Evernote
  • Share to Blogger
  • Share to Email
  • Share to Yahoo Messenger
  • More...

3 comments

  1. Cuma bisa meninggalkan jejak seperti ii mas fredy.... nice to meet you..

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

:) :-) :)) =)) :( :-( :(( :d :-d @-) :p :o :>) (o) [-( :-? (p) :-s (m) 8-) :-t :-b b-( :-# =p~ :-$ (b) (f) x-) (k) (h) (c) cheer

 
© 2011 Jeda . . .
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham | Distributed by Tech Leaps

Released under Creative Commons 3.0 CC BY-NC 3.0
Posts RSSComments RSS
Back to top